SOLO - Timnas Indonesia
U-19 bermain imbang kala menghadapi Lebanon U-19 pada laga ujicoba di
Stadion Manahan Solo, Rabu (28/5) malam. Hingga 90 menit bertanding,
kedua kesebelasan gagal mencetak gol.
Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, mempertahankan the winning team
dengan menurunkan sejumlah pemain utama, seperti Evan Dimas, Muchlis
Hadi Ning, Maldini Pali dan Ilham Udin Armaiyn. Namun di babak pertama,
Indonesia tidak banyak menciptakan peluang.
Di babak kedua, pelatih Indra Sjafri mulai
melakukan pergantian. Menit 57 Indra Sjafri memasukkan Zulfiandi dan
mengganti Hargianto. Lalu Septian David Maulana masuk menggantikan
Maldini Pali.
Menit 62, Indra Sjafri menarik keluar
Muchlis Hadi Ning dan memasukkan Dinan Javier. Semenit kemudian, Evan
Dimas langsung mendapatkan peluang di kotak penalti lawan. Sayang
tendangan Evab Dimas menyamping di sisi kanan gawang Lebanon.
Indonesia mendapat peluang emas lagi di
menit 73. Kerjasama umpan satu dua, Paulo dan Dinand coba diakhiri Paulo
dengan merangsek ke kotak penalti. Sayang Paulo gagal mendapat ruang
tembak ideal sehingga tidak bisa menegeksekusi bola
Lebanon harus bermain dengan 10 orang
sejak menit 79 setelah Hussein Zein mendapat kartu kuning kedua atau
kartu merah. Sebelumnya terjadi kemelut di depan gawang Lebanon yang
gagal dimaksimalkan Evan Dimas.
Sang kapten kembali mendapat peluang di
menit 84 tapi masih menyamping. Semenit kemudian, giliran Paulo yang
melakukan tendangan luar kotak penalti. Kali ini membentur tiang gawang.
Di akhir-akhir pertandingan, pemain-pemain Lebanon lebih banyak mengeluh cedera. Hingga pertandingan berakhir skor tetap 0-0.
Sumber : JPNN